Pilu Relawan dan Penyedia Merchandise Piala Dunia U-20 Usai Indonesia Batal Menjadi Tuan Rumah

photo author
Mohamad Saiful Rizal, Story Jatim
- Sabtu, 1 April 2023 | 20:22 WIB
Bacuya, maskot Piala Dunia U-20 2023 kehilangan pasar akibat status tuan rumah Indonesia dibatalkan oleh FIFA.
Bacuya, maskot Piala Dunia U-20 2023 kehilangan pasar akibat status tuan rumah Indonesia dibatalkan oleh FIFA.

Storyjatim.com - Pembatalan status tuan rumah Piala Dunia U-20 membawa dampak besar bagi Indonesia. Secara kasat mata, sekitar 1.500 relawan yang mendapatkan kesempatan untuk bekerja di area fungsional di stadion, tempat latihan, bandara, dan hotel, untuk membantu mewujudkan turnamen FIFA pertama yang akan diadakan di Indonesia juga turut melayang.

Tentunya hal itu membawa kekecewaan tersendiri bagi volunteer. Bahkan, tak sedikit dari mereka meluapkan perasaannya melalui media sosial.

Baca Juga: Penggawa Garuda Nusantara Kenakan Pita Hitam, Imbas Batal Berlaga di Piala Dunia U-20

Terbaru, pemegang lisensi resmi merchandise Piala Dunia U20 Indonesia, Juaraga, jadi salah satu pihak yang merasakan dampak besar pembatalan status tuan rumah.

Ada 53 jenis suvenir resmi yang mereka jual mulai dari boneka, kaos, jaket, sendal, topi, hingga tas dipastikan kehilangan pasar. Terlebih pihaknya sudah menggandeng beberapa UMKM mulai dari produsen, pekerja hingga penyedia bahan baku.

Baca Juga: Konferensi Pers Ketum PSSI, Begini Alasan FIFA Membatalkan Piala Dunia U-20 di Indonesia

Bagi kalian yang tertarik dengan produk mereka, bisa langsung mengunjungi market Juaraga.id.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mohamad Saiful Rizal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X