Storyjatim.com - Tempe atau dalam Bahasa Inggris disebut tempeh merupakan makanan fermentasi khas Indonesia yang popular di mancanegara, tidak kalah dengan kimchi dan yogurt.
Selain itu, tempe juga bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan tak ayal jika tempe menjadi primadona yang selalu ada di menu makan keluarga.
Tempe dikembangkan di Jawa sebelum abad ke-16 dan dikenal di masyarakat ada Tempe Jogja, Tempe Banyumas, Tempe Malang dan Tempe Pekalongan.
Baca Juga: 5 Macam Aroma Miss V, Kenali Penyebabnya dan Penyakitnya
Dibalik rasa dan kandungan nutrisinya, ternyata tempe memilki fakta sejarah yang menarik loh. Melansir dari laman rumahtempeindonesia.com tantang sejarah tempe. Maka tim storyjatim.com menyimpulkan berikut ini fakta-fakta sejarah tempe.
1. Nama tempe
Kata Tempe ditemukan pada manuskrip Serat Centhini jilid 3 yang menggambarkan perjalanan Mas Cebolang dari Candi Prambanan menuju Pajang dan mampir di dusun Tembayat Kabupaten Klaten, dijamu makan siang oleh Pangeran Bayat salah satu lauknya adalah Brambang Jae Santen Tempe.
Kata tempe berasal dari bahasa Jawa kuno yaitu Tumpi yang berarti makanan yang berwarna putih. Tempe pada awalnya dibuat dari kedelai hitam.
2. Berasal dari Jawa
Tempe dikembangkan di Jawa sebelum abad ke-16 dan dikenal di masyarakat ada Tempe Jogja, Tempe Banyumas, Tempe Malang dan Tempe Pekalongan.