lifestyle

Pro Kontra Rekayasa Daging Konsumsi Hewan Rekayasa Genetik

Minggu, 11 September 2022 | 20:16 WIB
Rekayasa Genetik

Selain itu dampak negatif lain yang dipertimbangkan pihak ini adalah para petani dan peternak yang tidak menggunakan rekayasa genetik akan mengalami kerugian karena memiliki produktifitas yang lebih rendah.

Baca Juga: Apple Luncurkan iPhone Seri 14, Apple Watch 8 dan Airpods Gen-2! Berikut Spesifikasi, Fitur dan Harganya

MITOS DAN FAKTA REKAYASA GENETIK MAKANAN

Menurut Angelo Vega Rodríguez peneliti asal University of Las Palmas de Gran Canaria, mitos rekayasa genetik umumnya mencakup tema yang kompleks dan luas.

 

Ia menyebut beberapa mitos yang berkembang tentang dampak rekayasa genetik yaitu alergi, toksisitas, kemungkinan transfer gen horizontal ke lingkungan atau spesies lain, dan beberapa anomali kesehatan seperti gangguan metabolisme, tumor genesis, atau infertilitas semuanya terkait dengan konsumsi produk rekayasa genetik.

 

Dalam penelitianya Rodríguez menyampaikan fakta bahwa hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk menyatakan bahwa makanan dari hasil rekayasa genetik benar-benar membahayakan kesehatan.

 

Faktanya manfaat dari metode rekayasa genetik sangat melimpah. Peneliti asal Spanyol tersebut menjabarkan, kebanyakan varietas GM yang ada di pasaran saat ini tahan terhadap herbisida dan hama.

 

Penerapan rekayasa genetik juga dianggap sesuai untuk mengatasi tantangan baru perubahan iklim, industri pangan berkelanjutan, dan menjamin keamanan pangan global.

 

Walaupun demikian penerapan rekayasa genetik bahan makanan terutama di Indonesia harus disikapi secara tepat. Diperlukan berbagai kebijakan agar konsumen mendapatkan produk yang aman dan legal secara hukum.

 

Halaman:

Tags

Terkini