lifestyle

Intip Berapa Lama Yang Perlukan Waktu Bayi Tidur, Berikut penjelasanya

Jumat, 28 Juli 2023 | 23:31 WIB
Intip waktu tidur Bayi (Instagram Andhika Pratama)

STORYJATIM.COM - Tidur adalah suatu kegiatan yang diperlukan oleh tubuh kita sepanjang Waktu, terlebih pada Bayi.

Bayi memerlukan waktu tidur yang cukup lama hingga berkualitas, dari orang dewasa, karena Bayi masih dalam tumbuh kembang, setiap Bayi pun berbeda dalam waktu tidurnya.

Biasanya Bayi akan menangis, cerewet, jika Waktu Tidurnya tidak teratur, selain itu juga akan berpengaruh kepada tumbuh kembangnya.

Baca Juga: 10 Tips Sehat Yang Mungkin Anda Perlukan Dalam Hidup

Pentingnya Waktu Tidur Bayi untuk Perkembangannya.

Storyjatim.com Mengutip dari laman resmi Halodoc.com Selain bayi memerlukan tidur yang nyenyak dan berkualitas, harus diperhatikan berapa lama ia tidur. Perlu diketahui jika kuantitas atau jumlah waktu tidur bayi berbeda-beda, karena bergantung pada berapa usia mereka, yaitu:

Bayi (Newborn) usia 0-3 bulan disarankan untuk tidur selama 14-17 jam per hari.

Bayi (Infant) usia 4-11 bulan disarankan untuk tidur selama 12-15 jam per hari.

Baca Juga: Air kelapa Muda Dapat Sembuhkan Diare, Fakta Atau Mitos, Berikut Penjelasan Dr. Tirta

Batita usia 1-2 tahun disarankan untuk tidur selama 11-14 jam per hari.

Balita 3-5 tahun disarankan untuk tidur selama 10-13 jam per hari.

Bila waktu tidur bayi kamu kurang, biasanya si kecil akan menangis. Selain itu waktu tidur bayi yang kurang bisa memengaruhi pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuh sehingga mengakibatkan si kecil mudah sakit. Akibat lainnya bisa memengaruhi konsentrasi sang anak ketika mereka menginjak usia 3 dan 4 tahun.

Bukan hanya itu, kurangnya waktu tidur (kurang dari 9 jam per malam) pada anak usia prasekolah bisa membuat mereka lebih mungkin bersikap impulsif, marah-marah, dan tantrum (ledakan emosi atau rasa frustrasi yang disertai dengan ketakutan atau kecemasan), dibandingkan mereka yang memiliki cukup tidur di malam hari.

Waktu tidur bayi yang cukup juga berpengaruh pada berbagai aspek lainnya yakni perkembangan kognitif (kemampuan untuk berpikir dan memahami, belajar bahasa, mengolah informasi, dan lain-lain). Untuk anak usia sekolah yang kurang tidur bisa berdampak pada kurangnya konsentrasi dalam belajar, mendapatkan nilai yang jelek, hiperaktif, bersikap nakal, bahkan depresi.

Tags

Terkini