STORYJATIM.COM- Film Miracle in Cell no. 7 versi Indonesia akhirnya akan segera tayang di bioskop pada tanggal 8 September 2022.
Film Miracle in Cell no. 7 ini merupakan film yang dibuat ulang dari film Korea Selatan dengan judul yang sama dan di sutradarai oleh Hanung Bramantyo.
Film Miracle in Cell no. 7 mendapat banyak perhatian dari penonton karena ceritanya yang sangat menyayat hati.
Dikutip oleh storyjatim.com dari berbagai sumber berikut ini sinopsis dan daftar pemain film Miracle in Cell no. 7.
Daftar Pemain
- Vino G Bastian sebagai Dodo Rozak
- Graciella Abigail sebagai Kartika (kecil)
- Mawar de Jongh sebagai Kartika (dewasa)
- Indro Warkop sebagai Japra Effendi
- Tora Sudiro sebagai Zaki
- Rigen Rakelna sebagai Yunus
- Indra Jegel sebagai Atmo
- Bryan Domani sebagai Asrul
- Denny Sumargo sebagai Hendro Sanusi
- Agla Artalidia sebagai Linda
- Marsha Timothy sebagai sebagai Ibu Juwita
- Agoes Kencrot sebagai Agus
- Coki Pardede sebagai Amat
- Rifnu Wikana sebagai Okto
- Iedil Dzuhrie Alaudin sebagai Willy Wibisono
- Nadila Ernesta sebagai Sonya Wibisono
- Makayla Rose sebagai Melati Wibisono
- Sheila Dara Aisha sebagai Ibu Guru Widi
- Yatti Surachman sebagai Ibu Anik
Kameo:
- Rukman Rosadi sebagai Pengacara Dodo
- Anggie Ang sebagai Reporter wanita
- Uli Herdinansyah sebagai Pembawa berita
- Vinessa Inez sebagai Istri Zaki
- Tretan Muslim sebagai Polisi preman
- Joshua Pandelaki sebagai Hakim tahun 2019
- Otig Pakis sebagai Hakim tahun 2002
- Tommy Fadjar sebagai Jaksa tahun 2019
- Fredy Amin sebagai Jaksa tahun 2002
- Fuad Idris sebagai Warno
- Denny Sumlang sebagai Kanit reserse
- Dara Asvia sebagai Pacar Atmo
- Asyafa Bilqis S. sebagai Madonna
- Avan Sanjaya sebagai Sopir Willy
Sinopsis:
Film ini menceritakan tentang seorang ayah yang memiliki keterbatasan mental bernama Dodo Rozak (Vino G. Bastian).
Meskipun Dodo memiliki keterbatasan mental namun dirinya ingin menjadi ayah yang baik bagi anak perempuannya Kartika (Graciella Abigail / Mawar de Jongh).
Dodo merupakan ayah yang baik bagi Kartika. Dengan sikap Dodo yang masih seperti anak-anak membuat Kartika yang malah menjaga dan merawat ayahnya tersebut.
Namun meskipun begitu Kartika sangat menyayangi ayahnya dan hidup bahagia bersamanya.
Kartika juga sangat bangga dengan ayahnya yang bekerja berjualan balon sehari-hari.
Akan tetapi, suatu hari kebahagiaan keluarga kecil tersebut hancur, dikarenakan Dodo yang ditangkap polisi.
Dodo dituduh sebagai tersangka pemerkosaan dan pembunuhan gadis kecil bernama Melati.
Karena hal tersebut Dodo harus masuk penjara dan dipaksa untuk berpisah dengan Kartika.
Dodo ditahan dan dipenjara di dalam sel no. 7. Dalam sel tersebut terdapat beberapa napi yang terlihat sangat kejam.
Dalam sel no. 7 tersebut dipimpin oleh kepala napi (Indro Warkop), Jaki (Tora Sudiro), Bewok (Rigen Rakelna), Atmo (Indra Jegel), dan Asrul “Bule” (Bryan Domani).
Pada awalnya Dodo mendapatkan beberapa perlakuan yang sangat buruk oleh napi lain dalam penjara.
Namun karena sikap baik dan polosnya, akhirnya napi dalam selnya membantu Dodo untuk bertemu dengan putrinya.
Teman dalam sel tahanan Dodo pun berhasil menyelundupkan Kartika ke dalam sel penjara tersebut.
Dengan kedekatan dan kebahagiaan Kartika dan Dodo tersebut membuat napi dan sipir dalam penjara tersebut ikut larut dalam kebahagiaan.
Akhirnya semua orang dalam tahanan mulai ragu, bahwa Dodo akan tega melakukan pembunuhan kepada seorang anak kecil seperti yang dituduhkan padanya.
Karena Dodo adalah seorang ayah yang sangat penyayang bagi anak putrinya Kartika.
Hingga akhirnya Dodo harus memilih untuk melindungi anak yang sangat disayanginya dengan mengorbankan nyawanya.***