Banyuwangi, Storyjatim.com – Setelah sukses menggelar pelatihan pengolahan hasil laut, PT Bumi Suksesindo (PT BSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui program pemberdayaan.
Kali ini, perusahaan tambang emas yang mengelola Tujuh Bukit Operations bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi menggelar pelatihan barista bagi generasi muda.
Pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2026, di Rumah Pintar Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan intensif yang membekali mereka dengan keterampilan dasar hingga teknik penyajian kopi secara profesional.
Baca Juga: PT BSI Borong Penghargaan Bergengsi Sepanjang 2026, Bukti Komitmen ESG dan Good Mining Practice
Selama pelatihan, peserta mempelajari berbagai materi, mulai dari mengenal karakteristik biji kopi, teknik roasting, proses penyeduhan, hingga penyajian minuman kopi sesuai standar pelayanan kepada pelanggan.
Community Development PT BSI, Syahrul Wahidah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat, khususnya generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Kami sangat senang UMKM Center dapat menyelenggarakan pelatihan ini. Rumah Pintar memang kami hadirkan agar bisa dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan positif dan peningkatan keterampilan masyarakat," ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Untuk memastikan kualitas pelatihan, PT BSI menghadirkan Masrukin, pemilik Roekinroll Food Coffee & Roastery Pesanggaran, sebagai instruktur. Dengan pengalaman yang dimiliki, para peserta memperoleh materi teori sekaligus praktik langsung dalam meracik kopi.
Salah seorang peserta, Vica Dwi Lestari, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan.
"Pelatihannya seru dan menyenangkan. Sebelumnya saya sangat awam tentang kopi. Sekarang saya mengenal berbagai jenis kopi, proses pengolahannya, hingga cara menyajikannya kepada pelanggan," ungkapnya.
Hal senada disampaikan peserta asal Desa Sarongan, Nuki Dwi Pratama. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mengembangkan peluang usaha di masa mendatang.
"Senang bisa bertemu teman-teman baru sekaligus mendapatkan ilmu baru. Walaupun hasil racikan kopi saya masih perlu banyak belajar, setidaknya sekarang saya sudah memahami teknik dasarnya," katanya.
Ketua UMKM Center, Zaenab, mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi komitmen PT BSI yang selama ini konsisten mendampingi pelaku UMKM agar mampu berkembang dan memiliki daya saing.